 | ..... | Dec 17, 2010 |
I AM A PATHFINDER AND I HAVE BEEN WALKING ALONG THE RIGHT PATH OF PIOUS PREDECESSORS   | Photos | Feb 6, 2012 |
Memandang Cela yang Jauh ... 2 Photos, 57 comments
Aku Menangkap Pelangi ... 5 Photos, 84 comments
bayang-bayang, tanah kering, dan rumput mati ... 3 Photos, 157 comments
Sungai, Air, dan, Thalut ... 1 Photo, 80 comments
|
  | Blog | Apr 18, 2012 |
 Angin melabuh usap ke peluhmu semasa kaubersinggah di selasar rumah kayu. Bersila di atas galih meranti, kaubacakan risalah akal para pencinta puak. Tiada hujah selain pikiran, cinta pun berseluk seperti tali yang bersimpul jerat... more  | Reviews | Mar 1, 2012 |
 Imam asy-Syaukani – rahimahullah - berkata: ولكنه جاء في المتأخرين من اشتغل بعلوم أخرى خارجة عن العلوم الشرعية ثم استعملها في العلوم الشرعية, فجاء من بعده فظن أنها من علوم الشريعة, فبعدت عليهم, المسافة وطالت عليهم الطرق, فربما بات دون... more  | Notes | |
- Khayalku telah sampai di kediamanmu meninggalkan langkahku yang bertambat pada rintangan. Jika saja ketidakhadiran itu tak mencacati cinta, niscaya kuteriakkan isi hati dari jauh. Akan tetapi orang-orang tua dari kaumku berkata, "Lelaki takkan mengutarakan janji jika tak mampu menghadirkan dua bukti di hadapan keluarga kekasih, dada yang menyimpan kejujuran dan mata yang memancarkan kesungguhan."
- Ibnu Sina al-Qaramithah, lelaki sakit itu menamai racun yang ditulisnya dengan sebutan obat. Ia menyangga kekufuran di atas jejak paganisme dan kepandiran aristotel ...
- Seandainya tak ada lafzhul jalalah pada beratus-ratus halaman tulisanmu, niscaya setiap helai kertasnya telah kujadikan bungkus makanan. Tak bisa tidak, harus kunyalakan api malam ini. Sekadar memperbuat apa yang dulu diperbuat oleh Ka’ab terhadap surat dari seorang raja -juga sebagaimana perbuatan ‘Amr putra al-‘Ash di Iskandariyah ...
- Tinggalkan larik-larik huruf dalam syair Mimiyah si pemilik burdah dari kota Bushir. Sungguh ia telah menggubah rima kemusyrikan lewat seratus-enam-puluh bait qafiyah mim. Meski begitu dekat kedudukan huruf mim dari nun pada baris hijaiyah, namun jarak kehinaan Mimiyah lelaki Bushiri itu begitu jauh dari faidah Nuniyah putra al-Qayyim di madrasah Jauziyah ...
- Kau mengingkari fulan karena kecintaannya kepada kabilah akal. Katamu, ia menyalakan semangat dakwah namun enggan membuka pintu-pintu ilmu. “Ia membakar bukan menerangi.”
- Ada semangat yang kupindai lewat tabung kaca. Meski berupa aksara, kutahu ia bukan tak berwajah ...
- Aku berjalan di persawangan, menghirup udara sawang langit. Kau lihatlah! Asaku berkibar di antara langit dan bumi ...
- Biar kusandang kun-yah berkait nama ayahku meski telah kubunuh budaya yang diusung oleh kaum dan leluhurnya ...
- Wahai fulan, di ruang gelap manakah kau menyimpan akalmu? Sampai-sampai kau memohon perlindungan dari sesuatu yang tak kau yakini ada ...
- Aku membaca riwayat tangis para khalifah yang berjalan di atas dunia. Pedang-pedang mereka serupa kunci yang membuka pintu-pintu dunia di bawah mata hati yang tak henti mencandrakan akhirat. Kini kutahu, masa depan bukanlah dunia yang kubangun, melainkan akhirat selepas kematianku ...
 |   |  |  | Guestbook | |
 | hehhe..nyumput di blogspot kang.. sumuhun pami aya waktos ah ngkin mah bade nyobian ameng heheh.. |
 | Assalamua'laikum kang hendra damang? abdi teh sering nagalangkung ka dago, hoyong linggih ka kambing soen mung isin hehhehe..... |
 | kanda, mana tulisan barumu? aku rindu |
 | piiissttt...mas ada cerita lucu di halaman ku...di baca ya......... |
 | ha ha ha........iya ya semoga tebu nya nanti gemuk gemuk belaka ya mas.........hee hee heee abisss zakinya kurus banget kurang gula toh..... |
 | ha ha ha......gak bolehhhhh dong.....gula itu simpanan saya toh mass...kalau dia mahu ambil saja tebu di kaki gunung.....hee hee heee |
 | Mas hendra zaki udaa lambai tangan toh.....mau bertapa di gunung SeMUT....... |
 | dooooor.... lewat doang? hihi.. |
 | dibom comment ama bang hend huaaaa |
 |
|
HendraWibawa WangsaWidjaja
|